25 October 2017

Berjalan Bersama di Prau – Wonosobo

Holla!
Finally I’m back.


Sebenernya ini udah lama pengin nulis tentang perjalan ke Prau – Wonosobo pas Agustus kemaren, namun apalah daya semua hanya wacana dan baru sekarang niat itu terlaksana. Cukup lah basa – basinya mari kita lanjut dengan cerita perjalanan ke Prau kemaren.


Ini adalah pendakian pertama saya kesana dan juga yang lainnya (kecuali Depri) ke gunung tersebut. Selain itu ini juga pertama kalinya saya mendaki gunung di luar wilayah Jawa Barat. Kita milih ke Prau karena banyak dari kita yang belum pernah kesana, hasil dari googling – gooling juga view di atas puncaknya juga kece banget dan ada samudra awannya. Trus juga yang paling penting gunungnya cetek!

Tapi ………………

Walaupun cetek jangan anggap sepele ini gunung. Walaupun cetek, treknya lumayan menguras tenaga. Kita akan bener – bener mendaki, mendaki dan terus mendaki. Bonusnya jaraaaaaaaaang banget. Kecil – kecil cabe rawit emang ini gunung!๐Ÿ‘

Start
Kita naik lewat jalur Patak Banteng. Dari basecamp pendaftaran kita akan melewati perumahan warga dan akan melewati jalur tangga sebelum akhirnya melewati jalur aspal (?) diatas. Jalur tangga aja udah bikin engap diawal pendakian loh. Jalur aspal setapak tersebut walaupun mulus tapi itu terus menanjak sebenernya. Di jalur in kita lumayan lama berenti soalnya aku sempet mual karena masuk angina, trus juga karena kelamaan foto – foto.


Basecamp ke pos satu itu kita kayaknya ada sekitar 1 jaman lebih deh.  Jaraknya di lumayan jauh sih menurut saya. Kalau gak salah yang jadi tanda pos satu itu, jalur aspal hilang dan ketemu ama shelter ini.

Minus Fani 

Di pos satu kita gak terlalu lama. Foto – foto bentar dan kita lanjut ke pos II. Jalur ke pos dua itu tanah berdebu yang mulai mendaki meskipun tingkat kemiringannya yang masih “aman”. Jarak dari pos 1 ke pos 2 sebenernya juga gak terlalu jauh.

Pos II bersama Depri

Di pos 2 kita lumayan lama berenti buat foto – foto. Pemandangan dari pos dua emang bagus banget di pakai buat foto – foto.

Angkatan 17๐Ÿ’•

 Disini setiap orang punya foto sendiri – sendiri, foto bareng angkatan, foto bareng temannya, foto bedua yaa gitulah jadi kebayangkan lamanya foto disana. Di pos II ini tempatnya enak dipakai foto, dengan latar belakang gunung Sindoro (?) tempatnya juga cukup luas untuk foto  rame - rame di jalur pendakian gini. Kayaknya cuma di pos dua ini yang lapaknya besar untuk foto, setelah melewati pos 2 jalur semakin kecil, jadi lahan untuk foto ramai – ramai jadi semakin sedikit.

Mulai lelah๐Ÿ˜…

Foto diatas aku lupa udah lewat pos 3 apa belum. Jalur trek dari pos 2 ke pos 3 dan dari pos 3 ke puncak itu seperti foto diatas. Menanjak terus dan penuh debu. Thanks to Rizal yang udah bawain carier aku pas ke Prau kemaren.

Makasih Aji๐Ÿ˜Š

Tukan nanjak terus kan. Miring juga kan. Ini udah lewat pos 3 dan lagi jalan ke puncak. Soalnya yang kepuncak itu emang Aji yang bawain carier aku gentian ama Rizal. Makasih Aji……

Salah satu yang menyenangkan dari Prau itu adalah kita bisa nge-camp di puncak langsung. Jadi saat sunset atau sunrise kita tinggal keluar aja dari tenda kita langsung. Gak perlu repot – repot mendaki lagi.

Menuju Sunset

Sunrise๐ŸŒ„

Dan yaaah
Begitulah perjalanan ke Prau saat itu.
Beautiful place with beautiful frinds

2 comments:

Ad Banner

Popular Posts