Dokter Obgyn Pekanbaru dr. Ruza Prima Rustam

Tidak ada komentar
Sudah lewat 2 tahun tapi aku baru ingat untuk nulis tentang dokter Ruza Prima Rustam dokter obgyn (kandungan) aku yang membantu proses lahiran Kai sewaktu di Pekanbaru. Dokter ini merupakan dokter yang disarankan oleh ibu aku yang kebetulan kerja di rumah sakit dan menurut beliau aku lebih baik ke dokter Ruza saja untuk kontrol dan juga melahirkan.

Walaupun awalnya tidak berniat ke dokter Ruza, tapi dari pada ribet kena omelan ibuku πŸ˜‚πŸ˜‚ jadi mari kita turuti saja. Kalau nanti saat kontrol tidak cocok barulah cari dokter yang lain. Begitu rencanaku awalnya. 

Aku kontrol di praktek pribadi milik dokter Ruza di jalan Sisingamangaraja No.93, Pekanbaru. Tempatnya di pinggir jalan raya, di depan kliniknya ada kafe dan disampingnya ada restoran pempek yang bisa dijadikan tempat untuk keluarga menunggu sambil makan sekalian numpang parkirπŸ˜‚πŸ˜‚ 

Dokter Ruza walaupun sudah termasuk dokter senior, tetapi beliau tetap terlihat bersemangat dan energik. Suara beliau juga sangat jelas dan tegas tapi tetap terdengar ramah saat menjelaskan. Aku sendiri gak begitu tau bagaiman muka beliau, karena disaat aku kontrol beliau menggunakan APD lengkap sehingga mukanya tidak kelihatan. 

Tempat praktek dokter Ruza kalau menurut aku bisa dibilang nyaman. Ruangan pemeriksaannya luas, terang dan adem. Saat masuk ke ruang pemeriksaannya lebih berasa kayak di kantor - kantor mewah gitu menurut aku.

Kontrol dengan biaya kurang dari 300 ribu (aku lupa harga pastinya) pemeriksaan dengan dokter Ruza sudah dengan menggunakan USG yang 3D dan kita bisa mendapatkan 1 lembar hasil print USG. Aku juga dijelaskan dengan lengkap mengenai air ketuban, posisi janin sampai ukuran janin. Saat usg kemaren juga sampai dicarikan muka Kai supaya bisa di cetak di USG.

Salah satu hal yang aku suka dengan dokter Ruza adalah bahwa beliau menerima keinginan aku untuk tidak mau induksi karena aku sama sekali tidak ada kontraksi disaat usia kandungan sudah 40 minggu. Sedari awal aku hamil aku memang tidak berkeinginan untuk melakukan induksi bila akan melahirkan, dan akan lebih memilih sesar. Aku tau toleransi sakit aku tidak besar jadi pilihan sesar saat itu adalah yang terbaik menurut aku dan untungnya disetujui oleh beliau.

Dokter Ruza bahkan membantu mengarahkan untuk aku bisa sesar di rumah sakit tempat beliau berparaktek juga. Untuk pemilihan rumah sakit sendiri, aku memang memilih di Rumah Sakit Zainab yang memang beliau juga praktek disana. Sehingga semua proses persalinan jadi lebih mudah.

Hal yang paling penting dari hasil sesar dengan dokter Ruza selain Kai lahir sehat dan aku juga selamat adalah hasil jahitan sesar aku yang rapi tanpa keloid dan hingga saat ini tidak pernah ada keluhan. Untuk keloid memang sangat bergantung dari tipe kulit seseorang sih, tapi aku untungnya tidak ada keloid. Aku juga tidak pernah merasakan nyeri di bekas jahitan sesar aku setelah jahitan aku kering.  Aku banyak mendapat cerita bahwa ada orang - orang yang masih merasakan nyeri di bekas sesar mereka meski sudah lewat bertahun - tahun. Diaku hal itu sama sekali tidak pernah aku rasakan.

Jadi, aku sangat berterima kasih kepada dokter Ruza yang sudah membantu proses persalinan aku 2 tahun lalu πŸ’“ Buat ibu - ibu atau calon ibu yang sedang mencari dokter kandungan di Pekanbaru bisa mencoba ke dokter Ruza. Menurutku beliau sangat rekomendedπŸ‘

Beliau praktek di :
RSUD Arifin Achmad
RSIA Zainab
dan Praktek mandiri di Jalan Sisingamangaraja No. 93, Pekanbaru. (0812 7523 651)

Tambahan informasi : dokter Ruza ini salah satu staff dosen pengajar di UNRI lo (ilmunya berarti oke)
 

Rawat Inap dengan BPJS di Hermina Ciledug

Tidak ada komentar
Bulan Oktober ini Kai sakit sehingga harus di rawat di rumah sakit Hermina Ciledug. Awal-nya kita memang bukan berobat di sana, tetapi karena rumah sakit tempat aku periksa Kai ruangan rawat inap anaknya full jadilah kita disarankan untuk pindah ke rumah sakit lain dimana dokter Kai juga praktek disana.

Awalnya Kai masuk UGD rumah sakit Hermina dengan beberapa diagnosa yang mengharuskan Kai untuk di rawat inap. Proses dari pendaftaran hingga Kai masuk kerawat inap itu kurang lebih kita harus menunggu 4 jam. Kita sampai di UGD jam 8 dan sekitar jam 11 kurang kita baru masuk ruang perawatan. Lamanya proses saat itu, dikarenakan kita harus menunggu ruangan rawat inap untuk kosong, baru kita bisa masuk.

Baca juga : Pengalaman Rawat Inap Dengan BPJS di Sari Asih Ciledug

Oiya, sebelum mendapatkan perawatan di UGD kami harus menuggu kurang lebih 2 jam untuk Kai bisa mendapat perawatan. Hal ini terjadi karena kondisi UGD saat itu juga sudah full, jadi kami harus menunggu dulu di luar. Kondisi ini juga sudah dijelaskan diawal, sebelum kami mendaftar dan kami juga tidak masalah untuk menunggu, karena kondisi Kai yang memang tidak urgent disana.

Saat akhirnya mendapatkan perawatan di UGD kita juga sudah dijelaskan bahwa kondisi ruangan rawat sedang penuh, dan belum pasti kapan kita akan dipindahkan ke ruangan. Selain itu resiko - resiko yang mungkin terjadi selama kami menunggu di UGD dan juga peraturan - peraturan selama rawat inap juga dijelaskan oleh perawat yang bertugas.

Ruangan Rawat Inap Hermina Ciledug

Hermina CIledug
Masuk Rawat Inap Langsung di Nebu

Kai yang harusnya dapat rawat inap kelas I kemaren mendapatkan rungan rawat inap kelas II yang berisi 4 pasien dalam satu ruangan karena ruangan yang tersedia memang hanya itu. Saat kami masuk sudah ada 2 pasien yang terlebih dahulu ada disana. 

Kondisi ruangan standar seperti ruangan rawat inap pada umumnya. Terdapat 1 bed pasien, meja untuk barang 1 kursi untuk pendamping. Di dalam ruangan juga tersedia 1 wastafel kecil dan juga kamar mandi bersama yang di lengkapi closet duduk dan juga shower. Kondisi kamar mandi juga bersih dan kering. Petugas kebersihannya juga rajin membersihkan ruangan 2 kali sehari.

Untuk tempat Kai sendiri memang lebih kecil dibandingkan 3 tempat pasien lainnya. Hal ini karena tempat Kai harus dimepetin untuk akses jalan ke toilet. Sehingga untuk area untuk sholat bila ingin sholat menjadi sempit sekali.

Makanan di Hermina Ciledug

Pasien mendapatkan jatah makan 3 kali sehari dan 2 botol air mineral di setiap pagi. Selama 3 hari dirawat setiap pagi menu sarapan Kai selalu bubur ayam, dan rasanya cukup enak. Sementara untuk siang dan malam selalu berganti - ganti menu dan lengkap dengan buah. Rasa makanannya juga enak.

Tempat makan yang digunakan juga bagus. Seperti kotak - kotak makan yang jepang gitu. Sayangnya alat makan yang diberikan berupa sendok plastik bukan besi.

Pelayanan Nakes Hermina Ciledug

Kalau untuk pelayanan perawat aku merasa so so aja. Ada perawat yang memang ramah ada perawat yang hmmmm dibilang gak ramah juga enggak tapi gak ramah juga (?) tapi gak masalah sih. Selebihnya untuk nakes lainnya cukup oke.

Oiya, buat yang memerlukan surat keterangan sakit/rawat inap kemaren aku butuh waktu sekitar 3 hari untuk dikirim. Padahal setelah bertemu perawat untuk pulang, kita sudah meminta surat tersebut tapi surat baru bisa di dapatkan H-1 karena harus dibuat terlebih dahulu bisa diambil langsung atau dikirm via email. Kai keluar Sabtu sore sampai selasa suratnya tidak dikirim juga di email. Akhirnya kami harus japri lagi ke CS Hermina untuk meminta surat tersebut, dan tidak lama setelahnya suratnya kami terima via WA.

Intinya selama kemaren menemani Kai dirawat di Hermina Ciledug aku cukup puas dengan pelayanan yang ada disana. Tidak ada kekurangan yang berarti dari pelayanan yang ada disana. Bisa dijadikan pertimbangan untuk jadi tempat pilihan bila ingin berobat 😁

Review Wardah Nature Daily Aloe Hydramild Facial Wash

Tidak ada komentar


Wardah nature aloe hydramild facial wash ini sangat cocok untuk aku sebagai orang dengan kulit wajah berminyak dan acne prone. Dalam memilih sabun cuci muka aku harus cermat dalam memilih produk yang akan aku gunakan. Kesalahan dalam memilih sabun cuci muka bisa memicu tumbuhnya jerawat dan komedo atau membuat muka semakin berminyak dan kusam.

Aku udah cobain banyak sabun cuci muka dan akhirnya aku menemukan sabun cuci muka yang best of the best nya yaitu Wardah Nature Aloe Hydramild Facial Wash. Kriteria aku dalam mencari sabun cuci muka itu yaitu setelah pemakaian tidak membuat kulit tambah berminyak dan juga membuat muka berjerawat atau komedoan. 

Baca : Mengatasi Jerawat di Klinik dr. Rani Novian

Kemasan Wardah Nature Aloe Hydramild Facial Wash

Wardah nature aloe hydramild facial wash menggunakan wadah plastik berbentuk tube dengan tutup flip top, dimana sampai pemakaian tube ke tiga saat ini aku tidak pernah menemukan masalah pada tutupnya.

Tekstur Wardah Nature Aloe Hydramild Facial Wash

Tekstur sabun cuci muka ini gel bening yang mana memang cocok sekali untuk muka yang oily dan acne porn seperti aku. 

Bau Wardah Nature Aloe Hydramild Facial Wash

Tidak ada baunya. Jadi, buat yang sensitif dengan bau - bauan pada sabun cuci muka ini amat sangat aman.

Hasil dari Penggunaan Wardah Nature Aloe Hydramild Facial Wash

Rasa saat menggunakan sabun ini menurut aku enak. Karena dia teksturnya gel saat digunakan itu terasa lembut dan licin. Busa yang dihasilkan cukup walaupun tidak terlalu banyak. Hasilnya setelah pemakaian muka terasa bersih tapi tetap terasa lembab. Tidak ada efek rasa muka tertarik setelah pemakaian, bahkan setelah muka di keringkan.

Buat yang kulit mukanya sedang breakout ataupun sedang meradang, bisa mencoba untuk menggunakan facial wash ini. Aku sendiri udah pemakaian tube ke 3 saat ini. Sempat di selingi dengan sabun cuci muka yang lain, tapi tetap balik lagi kesini. Hasilnya selama pemakain wardah nature aloe hydramild facial fash muka tidak menghasilkan minyak berlebih, tidak menimbulkan jerawat dan juga komedo.

Kekurangan Wardah Nature Aloe Hydramild Facial Wash

Kekurangannya produk ini kadang sudah di temukan secara offline. Biasanya aku dapatnya di Alfamart untuk pembelian offline, itu juga gak disemua Alfamart ada kayaknya. Setiap ke alfamart aku kadang suka ngecek, ada atau enggak ini sabun cuci muka.

Harga dan Tempat Beli Wardah Nature Aloe Hydramild

Dengan harga 21 ribu rupiah sabun ini sangat patut untuk dicoba! Kalian bisa membeli secara offline di minimarket di sekitar rumah ataupun membeli secara online di toko online kesayangan kalian seperti di Shoope, Lazada, Tokopedia dan lainnya.

Oiya,

Kalian juga bisa menemukan review mengenai wardah nature aloe hydramild sekaligus berbelanja produknya di Femaledaily.com atau di Sociolla.

Semoga tulisan ini membantu dan bermanfaat.

CiaoπŸ’“πŸ’“πŸ’“

Jalan - Jalan ke Jakarta Aquarium

3 komentar

Jakarta Aquarium


Pergi ke Jakarta Aquarium merupakan salah satu wishlist aku ditahun ini untuk anak aku. Melihat Kai sangat tertarik dengan binatang, aku mencari tempat - tempat yang cocok untuk kami datangi bersama Kai. Dari beberapa pilihan yang ada akhirnya kami memutuskan untuk ke Jakarta Aquarium. Kami kesana sekaligus merayakan hari ulang tahun Kai yang kedua (Happy Birthday KaiπŸ’•)

Jakarta Aquarium menjadi pilihan salah satunya adalah karena dia berada di dalam mall sehingga sudah pasti lebih nyaman dan aman untuk jalan - jalan dengan membawa anak. Makan lebih enak nyaman karena di dalam mall pilihan untuk tempat makan dengan kids friendly juga lebih banyak. Yang penting juga, lokasi dan aksesnya tidak terlalu jauh yang bikin kita capek di jalan.

Jakarta Aquarium menjadi pilihan salah satunya adalah karena dia berada di dalam mall sehingga sudah pasti lebih nyaman dan aman untuk jalan - jalan dengan membawa anak. Makan lebih enak nyaman karena di dalam mall pilihan untuk tempat makan dengan kids friendly juga lebih banyak. Yang penting juga, lokasi dan aksesnya tidak terlalu jauh yang bikin kita capek di jalan.

Lokasi Jakarta Aquarium

Lokasi Jakarta Aquarium ada di Mall Neo Seho di Jl. Letjen S. Parman Kav. 28 Jakarta Barat. Mallnya tepat di samping Central Park kalau yang tidak familiar dengan mall Neo Soho. Kalau pun masih bingun tinggal google maps πŸ‘Œ

Harga Tiket Masuk Jakarta Aquarium

Aku kemaren datang di hari biasa dimana tiket reguler weekday untuk 1 orang dewasa yaitu 150 ribu dan anak - anak diatas 2 tahun 115 ribu yang aku beli langsung on the spot. Tapi pas aku cek ke websitenya Jakarta Aquarium Safari untuk harga tiket reguler weekdaynya jauh lebih murah. Mungkin, lebih bagus beli tiket langsung via websitenya aja langsung.

Rasanya Main di Jakarta Aquarium

Pertama kali sebelum kita nge scan tiket masuk, kita akan di tawari foto oleh petugas Jakarta Aquarium dengan backdrop yang sudah disediakan oleh mereka. Untuk di fotonya itu gratis, tapi kalau mau cetak fotonya ada beberapa pilihan harga. Untuk cetak foto aku kurang ingat harganya berapa, yang jelas di sekitar 200 ribu. Aku sendiri memilih untuk ambil soft file fotonya dengan biaya 150 ribu. 

Jakarta Aquarium
Foto dulu sebelum masuk

Untuk foto - foto ini tidak hanya di depan pintu masuk saja. Di dalam masih ada 1 tempat yang disediakan untuk foto, yaitu di Aquarium yang berbentuk tabung ini.

Jakarta Aquarium
Foto disini wajib

Sayangnya aku cuma foto di depan pintu masuk aja, karena Kai yang rewel tidak mau diam. Padahal kalau bisa foto bertiga  di depan aquarium yang tabung itu pasti bagus hasilnya.

Padahal pertama kali kami masuk Kai sudah excited, sudah ada beberapa aqurium yang ada dinding yang menarik perhatian Kai. 

Di spot pertama kami menemukan ada ular piton kuning dengan pawangnya. Disini Kai dan ayahnya menyentuh ular tersebut. Disisi lainnya juga ada burung Kakak tua warna biru yang dijaga pawangnya.
 
Jakarta Aquarium
Ayah dan Kai megang ular🐍🐍

Tapi, karena kita di infokan sedang ada show feeding fish di Zona 12 jadi kita bergegas ke Zona 12 yang letakknya di dekat pintu keluar dari Jakarta Aquarium. Kita sampai di zona 12 orang - orang sudah ramai menyaksikan pertunjukan memberi makan ikan tersebut. Kita cukup lama ada di zona ini, bahkan sampai selesai kita menyaksikan pertunjukannya. Setelah pertunjukkan barulah kita eksplore Jakarta Aquarium secara menyeluruh.

Jakarta Aquarium
Feeding Show, tapi ini udah selesai ikannya udah gak ngumpul lagi

Awalnya aku pikir isi di dalam Jakarta Aquarium hanya akan ada ikan saja, tetapi juga ada beberapa hewan lainnya. Disana aku menemukan penguin, meerkat, beberapa jenis reptil seperti iguana, dan ada juga hewan sejenis monyet disana.

Selain bisa melihat berbagai jenis ikan dan hewan - hewan lainnya, Jakarta Aquarium itu juga sangat instagram able. Disana tersedia beberapa spot foto yang membuat foto kita terlihat estetik buat update di IG Story ataupun TikTok. Bahkan dengan cuma videoin ubur - ubur berenang aja itu hasilnya udah estetik menurut aku. 
Jakarta Aquarium
Wajib juga foto disini, kita jadi kayak di dalam aquarium

Jalan - jalan di Jakarta Aquarium sangat nyaman untuk aku yang membawa toddler. Karena di dalam mall sudah pasti jalan - jalan keliling tidak kegerahan dan kepanasan. Didalam juga tersedia beberapa kids aktiviti (cuma aku gak tau gratis atau bayar karena aku tidak mencoba) dan juga beberapa tempat makan untuk membeli camilan dan minuman juga tersedia di dalamnya. Jadi, mau berlama - lama didalam sana juga gak masalah.

Dengan harga yang tidak bisa di bilang murah, aku cukup puas dengan jalan - jalan ke Jakarta Aquarium kemaren. Tempatnya yang di dalam mall sungguh sangat membantu untuk aku yang pergi dengan membawa anak ini.

Jadi, ayo jalan - jalan ke Jakarta Aquarium!
πŸ’•

Menjadi Ibu Pekerja

Tidak ada komentar
Aku seorang ibu dan aku juga bekerja.

Salah satu yang aku tau pasti dari hidup aku adalah aku ingin menjadi wanita pekerja bahkan setelah menikah dan memiliki anak. Hal ini tentu sudah aku bahas dengan suami, bahkan sebelum kami menikah karena hal ini penting sekali untuk aku.

Bahkan disaat cuti 3 bulan lahiran saja, aku kangen banget buat kerja karena ditampar kenyataan memiliki anak ternyata sesulit itu. Tentu saja yang di rindukan dari bekerja itu suasa kerjanya dan orang - orang di tempat kerjanya. Kalau kerjaannya sih yaaa gitu deh πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Selain mendapatkan gaji, dengan bekerja juga membantu aku untuk tetap waras setelah memiliki anak. Memiliki semangat untuk pergi pagi - pagi untuk bisa ketemu dengan teman - teman dikantor. Walaupun terkadang tetap aja ngeluh karena capek di perjalanan dan pekerjaan.

buka bersama
Buka bersama teman teman kerja 2022


Bekerja juga membuat aku bisa lebih update dengan kehidupan yang terjadi saat ini dan tetap bersosialisasi dengan orang secara langsung. Entah sejak kapan, semakin kesini aku menjadi semakin malas bersosialisasi dengan orang - orang baru. Ngobrol dengan orang yang tidak begitu aku kenal aja rasanya malas apa lagi sama orang yang tidak aku kenal sama sekali.

Tapi selalu ada resiko dari setiap pilihan yang kita ambil.

Untuk aku, Kai harus masuk ke penitipan anak karena aku dan suami yang bekerja dan kami memilih untuk tidak memiliki mbak atau ART di rumah. Selain itu, kondisi rumah yang lebih banyak berantakan dari rapi-nya, atau urusan rumah yang banyak tertunda karena sudah tidak adanya energi untuk beberes rumah sepulang kerja. 

Meskipun begitu, aku tetap bahagia dengan kondisi sekarang.
Menjadi Ibu dan tetap bekerja.

So
Semangat bekerja untuk ibu - ibu lainnya di luar sanaπŸ’–πŸ’–


Daycare Adalah Jalan Ninjaku

Tidak ada komentar
Daycare
Menunggu hujan reda di daycare

Alasan Memasukkan Anak ke Daycare

Sebagai wanita pekerja, disaat usia kehamilan aku mencapai usia sekitar 7 atau 8 bulan aku sudah memutuskan untuk menitipkan anakku nantinya di penitipan anak atau daycare. Melihat kondisi keluarga dan kenyamanan aku dan suami, daycare adalah keputusan yang paling cocok untuk kami.

Alasan kami memasukkan anak ke daycare adalah:
1. aku dan suami sama - sama bekerja
2. kami merasa tidak nyaman bila ada bukan anggota keluarga yang tinggal bersama kami
3. aku merasa daycare lebih aman dibandingkan menitipkan anak kepada art atau sejenisnya
4. anak mendapatkan stimulus sesuai dengan usianya

Sampai sekarang Kai mau berusia 2 tahun menitipkan Kai ke daycare-nya saat ini adalah keputusan yang terbaik yang aku buat sejauh ini. 

Sedari awal aku memang tidak memiliki ekspektasi yang tinggi dari penitipan anak. Saat itu aku hanya berharap, Kai dijaga dengan baik dan disayang oleh guru - guru Kai yang ada disana. Dan, untungnya daycare Kai sangat melebihi dari yang aku harapkan. 

Kai masuk penitipan dimana belum berusia 3 bulan, dimana diusia segitu aku belum tega kalau harus memandikan Kai sebelum dia bangun sehingga Kai selalu mandi pagi di daycarenya. Bahkan sekarang pun, Kai terkadang masih mandi disana disaat pagi aku antar dia belum bangun. 


Kegiatan di Daycre
Cap tangan Kai dari kegiatan di daycare

Keuntungan Anak di Daycare

Kelebihan lainnya anak di daycare tumbuh kembang Kai tidak hanya dipantau oleh guru - guru yang ada di daycare, tetapi juga ada Psikolog anak yang datang setiap bulannya untuk turut memantau. Hal ini sangat membantu aku sekali, terutama disaat Kai di diagnosa oleh dokter anak ASD. Oleh daycare, aku difasilitasi untuk bisa bertemu dan konsultasi dengan psikolog yang rutin datang ke daycare.

Kesehatan anak juga menjadi perhatian di daycare. Saat pandemi lalu, para guru - guru disana selalu menggunakan masker. Pemberian vitamin A juga bisa didapatkan di daycare. Penimbangan berat badan juga rutin dilakukan setiap bulannya.

Saat sakit anak juga diperhatikan khusus oleh guru disana. Kita orang tua juga akan di informasikan oleh guru mengenai keadaan anak. Bahkan aku pernah diminta membawa Kai untuk periksa ke dokter karena ada ruam merah di beberapa bagian tubuh Kai yang ternyata itu flu singapur.

Setiap hari ada kegiatan untuk menstimulasi kegiatan anak. Salah satu yang paling aku ingat adalah saat Kai berhasil berjalan sendiri di daycare dimana aku di kirimkan video Kai belajar jalan tersebut. Sehingga aku tidak merasa terlalu tertinggal mengenai hal - hal mengenai Kai.


Kegiatan di daycare
Hasil cap kaki Kai dari kegiatan di daycare


Karena sangat pentingnya peran daycare di hidup aku, sehingga di saat ada cuti bersama atau libur bersama cukup bikin pusing. Pekerjaan aku dan suami tidak mengenal cuti atau libur bersama, dimana disaat orang - orang kebanyakan libur kami tetap harus bekerja.

Untungnya sampai saat ini masalah menjaga Kai saat libur bersama masih bisa diatasi. Entah kami titipkan ke orang lain, aku atau ayah Kai yang libur bahkan kalau sudah mentok mau tidak mau dibawa ketempat kerja.

Karena itu daycare itu amat sangat penting untuk aku!
Terima kasih daycare Kai sudah menjaga Kai selama iniπŸ’•πŸ’•πŸ’•


kegiatan manasik  haji di daycare
Bonus foto Kai ala - ala pakai pakain ihram untuk menyambut idul adha😍



Konsul Tumbuh Kembang ke dr. Bernie Endyarnie, Sp.A

Tidak ada komentar

Alasan ke Dokter Bernie Endyarnie, Sp.A

dr. Bernie Endyarnie, Sp.A ini adalah seorang dokter anak konsultan tumbuh kembang anak. Beliau berpraktek di klinik Brwijaya Kemang. Awal mula konsul ke dokter Bernie adalah karena Kai di diagnosa ASD oleh dokter anak dimana Kai biasa vaksin sekaligus kontrol pertumbuhannya.

Kai di diagnosa ASD saat berusia 18 bulan. Pada saat usia itu Kai belum mengucapkan kata mama papa yang harusnya sudah bisa diucapkan oleh bayi usia 18 bulan. Selain itu, disaat konsul tersebut saya juga mengisi kuesioner untuk menilai tumbuh kembang Kai. Hasil kuesioner tersebut memberikan kesimpulan bahwa Kai "kemungkinan ASD atau autism spectrum disorder".

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan arahan oleh dokter Kai tersebut, kita disarankan untuk konsul ke dokter anak  konsultan tumbuh kembang. Ada beberapa dokter yang direkomendasikan oleh dokter Kai saat itu, salah satunya adalah dokter Bernie Endyarnie, Sp.A.

Kekurangan Konsul dengan dr. Bernie Endyarnie, Sp.A

Kekurangan untuk konsul dengan dokter Bernie Endyarnie, Sp.A. adalah antrian untuk bisa konsul dengan beliau itu cukup lama. Perlu menunggu kurang lebih hampir 2 bulan untuk bisa konsul dengan dokter Bernie. Saat saya melakukan perjanjian, jadwal dokter Bernie saat itu memang sudah banyakan full, dan saat ada slot kosong jadwal saya dan ayah Kai yang tidak memungkinkan.

Kami memang niatnya konsul dengan dokter Bernie, sehingga kami tidak masalah untuk menunggu 2 bulan untuk bisa konsul. Selain itu, selama menunggu jadwal konsul dengan dokter Bernie kami juga konsul dengan psikolog anak yang ada di daycare Kai mengenai diagnosa ASD Kai.

Kelebihan Konsul dengan dr. Bernie Endyarni, Sp.A

dr. Bernie Endyarni saat konsultasi sangat tenang dan ramah. Konsultasi dilakukan di sebuah ruangan yang seperti ruangan bermain. Saat itu kita ditanyakan beberapa hal dan dokter juga memberikan beberapa instruksi kepada anak melalui orang tua. Dokter Bernie Endyarni mendengarkan dengan baik bagaimana kami bercerita, dan hal - hal yang menjadi pertanyaan kami mengenai diagnosa Kai. 

Hasil konsultasi saat itu Kai diminta untuk distimulasi dirumah. Tumbuh kembang Kai dipantau hingga usia 24 bulan, dimana pada usia 24 bulan kai sudah bisa menyambung 2 kata. Point perhatian dari dokter saat itu adalah Kai berjalan terkadang masih jinjit. Paling penting dari hasil konsul dengan dokter Bernie adah Kai tidak ASD, yang tentu saja membuat saya dan ayah Kai sangat bersyukur.

Banyak hal yang sebenarnya yang ingin saya diskusikan dengan dokter Bernie, tetapi kondisi saat itu tidak memungkinkan karena Kai yang sudah mulai rewel. Dia tidak nyaman di ruangan dokter tersebut dan juga sepertinya mengantuk dan lelah.

Biaya Konsul dengan dr. Bernie Endyarni, Sp.A

Jadi, buat orang tua yang sedang mencari dokter tumbuh kembang anak di Jakarta khususnya daerah Jakarta Selatan, mungkin bisa mencoba ke dokter Bernie. Biayanya sendiri saat itu 650.000 rupiah untuk konsul dan administrasi.